Pandemi Corona COVID-19, Agrowisata Jadi Jualan Buah Online

, Jurnalis
Selasa 21 April 2020 13:15 WIB
Agrowisata Kelengkeng Sragen. (Foto: Solopos)
Share :

WISATA petik buah kelengkeng di Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Sragen, terpaksa ditutup karena pandemi corona COVID-19. Biar tak rugi, para petani pun memilih menjual hasil panennya dengan cara online.

Sebab di masa-masa sekarang sekira 400 pohon kelengkeng di wilayah tersebut, sudah memasuki masa panen sejak tiga pekan terakhir. Karena pandemi corona COVID-19, petani kelengkeng pun harus memutar otak.

“Tahun lalu objek wisata petik buah kelengkeng itu sudah dibuka. Cukup dengan bayar tiket masuk Rp20.000, pengunjung biasa makan buah kelengkeng sepuasnya dengan cara memetik sendiri dari pohon,” kenang Kepala Desa Sigit, Wardoyo, saat ditemui wartawan di kebun kelengkeng itu, dilansir Okezone dari Solopos.

Ditambahkan Wardoto, potensi agrowisata itu bisa menghasilkan pendapatan bersih hingga Rp2,5 juta/hari pada tahun lalu. Satu pohon bisa ditebas dengan harga Rp450.000 oleh pengepul. Pada saat itu, harga buah kelengkeng dari petani masih berkisar Rp15.000/kg.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya