PERNAH memiliki jerawat di dalam hidung? Jerawat di area wajah sudah mengganggu, apalagi jika di dalam hidung. Tai ternyata jerawat di dalam hidung bisa menjadi tanda infeksi loh.
Lantas, apa penyebab munculnya jerawat di dalam hidung? Melansir WebMD, jerawat di dalam hidung disebabkan karena adanya pori-pori yang tersumbat dengan minyak berlebih, atau sel-sel kulit mati di dalam hidung.
Kondisi ini pun cenderung terjadi pada orang yang memiliki kekebalan imun tubuh rendah atau orang dengan diabetes. Selain itu, bakteri juga dapat menyumbat pori-pori kulit, menyebabkan kemerahan, iritasi, dan peradangan yang membuat jerawat di dalam hidung.
Berikut, ada beberapa penyebab lain:
Vestibulitis nasal
Vestibulitis nasal juga dikenal sebagai folikulitis. Kondisi ini dapat menyebabkan benjolan merah atau warna putih yang meradang di dalam lubang hidung. Bakteri Staphylococcus (staph) adalah penyebab folikulitis yang paling umum. Kebiasaan tertentu seperti mengupil atau meniup hidung terlalu sering juga dapat menyebabkan folikulitis.
Bisul di hidung dan selulitis
Kondisi ini dianggap lebih serius karena dapat menyebabkan selulitis, yakni infeksi kulit yang menyebar dengan cepat yang bisa masuk ke aliran darah Anda. Kondisi ini menyebabkan kulit di dalam lubang hidung jadi memerah, bengkak dan meradang. Dalam beberapa kasus, selulitis bisa mematikan.
Bakteri seperti Staph, streptococcus, dan methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) infeksi menyebabkan selulitis. Infeksi MRSA ini sulit diobati dan kebal terhadap obat-obatan banyak antibiotik.
Rambut tumbuh ke dalam
Jerawat di dalam hidung juga bisa disebabkan oleh rambut yang tumbuh ke dalam. Beberapa orang mungkin mendapatkan jerawat di dalam hidung setelah mencoba metode cabut bulu (hair removal) tertentu, seperti waxing bulu hidung.
Trombosis sinus kavernosus
Jerawat yang terinfeksi di dalam hidung bisa jadi berbahaya, karena beberapa pembuluh darah di hidung ada yang mengarah ke otak. Meskipun jarang, kondisi yang disebut trombosis sinus kavernosus dapat terjadi.
Sinus kavernosus adalah pembuluh darah yang besar yang terdapat di dasar tengkorak. Ketika terdapat furunkel atau bisul di dalam hidung, ini bisa menyebabkan gumpalan darah terbentuk dan menghambat aliran darah ke otak.
(Martin Bagya Kertiyasa)