PENERAPAN social distancing di lingkungan kantor sudah diterapkan oleh beberapa perusahaan di Jakarta, untuk menghindari penyebaran virus corona atau COVID-19. Salah satunya yakni imbauan saling berhadapan dengan sesama karyawan saat menaiki lift
Biasanya setiap lift yang beroperasi akan dibatasi dengan jumlah maksimum 9 orang. Nantinya setiap orang akan berdiri menghadap dinding lift untuk mencegah penularan virus corona (COVID-19). Akan tetapi, apakah langkah ini dinilai efektif atau malah mengganggu efisiensi?
Wiwin (nama samaran) seorang pegawai swasta di salah satu perusahaan swasta ternama di Jakarta Pusat, mengaku pembatasan kapasitas lift untuk menghindari COVID-19 tidaklah efektif. Pasalnya, pembatasan tersebut menimbulkan antrean panjang para pengguna lift.