Yuri menambahkan, metode rapid test, berbeda dengan pemeriksaan diagnosa dengan PCR. Rapid test merupakan pemeriksaan melalui darah.
Pada Jumat (20/3/2020), sebanyak 2.000 kit rapid test yang sudah siap digunakan. Selanjutnya, pemerintah masih menunggu tambahan stok rapid test lainnya besok, Sabtu 21 Maret 2020 dan hari-hari berikutnya.
"Hari ini menerima 2.000 kit untuk pemeriksaan cepat (rapid test). Harapannya besok 2.000 kit lagi sudah masuk. Sekira 100 ribu akan masuk hari berikutnya," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)