SALAH satu masalah yang paling dibenci oleh Kaum Hawa adalah jerawat yang berada di area wajah. Kehadiran bintik merah itu dianggap merusak penampilan dan menurunkan rasa percaya diri seseorang.
Tidak heran, banyak wanita berusaha keras untuk menuntaskan masalah jerawat mulai dari pengobatan alami hingga pergi ke dokter. Padahal, perlu ditelisik lebih dulu apa yang jadi penyebab utama munculnya jerawat, apakah karena kurang merawat kebersihan wajah atau kondisi hormon yang lagi tidak stabil?
Rupanya salah satu hal yang memicu timbulnya jerawat berlebih pada wanita adalah hyperandrogen atau kelebihan hormon androgen dalam tubuh wanita.
Meski dikenal sebagai hormon laki-laki, Wanita juga memproduksi hormon androgen di dalam tubuhnya. Hormon ini berperan dalam menumbuhkan rambut, memengaruhi kondisi kulit dan sel telur.
Normalnya, jumlah hormon androgen dalam tubuh wanita hanya sedikit atau sekira 1 persen. Jika lebih dari itu, maka bisa berpotensi terjadi kelainan hormonal atau dikenal dengan hiperandrogen.
Spesialis kecantikan Dr. Steffi Aditya, mengatakan bahwa kelebihan hormon androgen pada wanita dapat meningkatkan proses pertumbuhan rambut. "Karena hormon ini merangsang produksi kelenjar minyak berlebih dan nantinya ini akan jadi bakal jerawat," jelas dia.
Meski tidak menunjukkan gejala klinis yang signifikan, namun kondisi hiperandrogen bisa dilihat dari tumbuhnya rambut di bagian tubuh wanita yang tak biasa, siklus menstruasi yang kacau atau sindrom ovarium polikistik (PCO).