Wisata Kuliner Getuk Kethek, Oleh-Oleh Manis Khas Salatiga

, Jurnalis
Selasa 10 Maret 2020 17:00 WIB
Gethuk Kethek (Foto : @ikiputri/Instagram)
Share :

Ratusan Boks/Hari

Dalam sehari ratusan boks diproduksi. Dengan rata-rata menghabiskan 150 kg singkong ditambah gula pasir dan kelapa. “Mau musim penghujan atau kemarau produksi tetap sama, dan tidak ada pengaruh,” ujar Santoso.

Santoso memperkirakan salah satu sebabnya adalah pengolahan getuk yang masih menggunakan cara tradisional tanpa bahan pengawet. Dengan demikian, dalam sehari getuk hanya bisa bertahan paling lama enam jam.

(Foto : @ikiputri/Instagram)

Getuk yang lebih gampang basi itu akhirnya membuat pelanggan hanya membeli dalam jumlah kecil. Sekali datang, rata-rata pelanggan hanya membeli dua boks. “Sementara untuk keuntungan bersih dalam sehari bisa mencapai satu juta,” ungkap dia.

Seorang pembeli asal Kota Semarang, Puji Astuti, mengatakan dirinya selama ini penasaran dengan nama Getuk Kethek yang kerap dipesan orang sebagai oleh-oleh dari Salatiga. “Mumpung mampir ke Kota Salatiga akhirnya mampir,” ungkap Astuti.

Bagi dia, getuk dengan tekstur lembut dan rasa manis ini memiliki keunikan tersendiri. Sebab getuk yang selama ini dikenalnya tidak mencampurkan kelapa dengan singkong yang sudah pulen. “Kelapa biasanya ditabur, tapi ini langsung dicampur di getuknya,” terang dia.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya