CUACA ekstrem yang kerap berubah-ubah memang akan berakibat buruk terutama bagi kulit kita. Memang, ada bermacam-macam faktor mulai dari suhu, lingkungan, atau bahkan dari kebersihan diri sendiri.
Melansir the health site, ada beberapa masalah kesehatan kulit yang sering menyerang negara-negara tropis seperti Indonesia. Apa saja itu? Berikut ulasannya.
Jerawat
Jerawat, juga disebut acne vulgaris, adalah suatu kondisi kulit yang terjadi saat folikel rambut Anda tersumbat dengan kulit mati dan minyak yang mengakibatkan peradangan. Jerawat dapat berupa bintil merah ringan hingga jerawat kistik yang nyeri.
Jerawat biasanya terdapat pada wajah, pundak, punggung, dan dada. Jerawat dapat menyebabkan stress emosional dan dapat meninggalkan bekas ‘bopeng’ atau warna kulit yang menghitam.
Eksim
Eksim yang dikenal sebagai dermatitis atopik, adalah kondisi kulit kronis yang menyebabkan serangan gatal-gatal dan kemudian menghilang untuk beberapa waktu.
Eksim membuat kulit menjadi meradang, gatal, kering dan pecah-pecah. Bagian kulit kering tersebut dapat muncul di kulit kepala, dahi dan wajah.
Penyakit ini umum, dan sering menyerang anak-anak hingga orang lanjut usia. Penyebab eksim belum teridentifikasi. Namun para peneliti mempercayai beberapa pemicu dapat menyebabkan eksim. Orang-orang dengan alergi dapat memiliki eksim atopik, seperti orang dengan alergi makanan atau asma.
Panu
Panu adalah salah satu penyakit kulit yang sering dijumpai di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Penyakit yang dalam dunia medis dikenal dengan nama tinea versicolor atau pityriasis versicolor ini merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Penyebab panu ini adalah jamur malassezia furfur atau pityrosporum ovale.
Jamur penyebab penyakit kulit panu ini muncul bisa dikarenakan kebersihan diri yang kurang terjaga, atau melalui penularan dari orang lain.Walaupun bisa mengenai kulit mana saja, panu biasanya paling sering muncul di punggung, dada, leher, dan lengan atas.