Gejala Flu Babi yang Lebih Mengerikan dari Virus Korona

Pradita Ananda, Jurnalis
Selasa 11 Februari 2020 11:14 WIB
Ilustrasi. (Shutterstock)
Share :

Namun pada Agustus 2010, WHO menyatakan pandemi flu babi berakhir. Sejak saat itu, para ilmuwan telah mengubah cara mereka menamai virus. Virus H1N1 sekarang dikenal sebagai H1N1v. V adalah singkatan dari varian dan menunjukkan bahwa virus biasanya bersirkulasi pada hewan tetapi telah terdeteksi pada manusia.

Nah sejak 2011, strain lain, H3N2v, juga mulai menyebar pada manusia. Virus ini sama-sama menyebabkan flu. Kedua strain pun termasuk dalam vaksin flu untuk 2018-19.

Gejala flu babi mirip seperti flu biasa, yakni demam (namun tidak selalu), panas dingin, batuk, sakit tenggorokan, idung meler atau pengap, mata berair (merah), pegal-pegal, sakit kepala, kelelahan, diare, mual dan muntah.

Gejala flu babi berkembang sekira satu hingga tiga hari setelah Anda terpapar virusnya. Anda harus segera ke dokter bila mengalami gejalanya, disertai dengan kondisi hamil atau Anda memiliki penyakit kronis, seperti asma, emfisema, diabetes atau penyakit jantung. Sebab, kondisi tubuh seperti itu berarti Anda memiliki risiko komplikasi flu yang lebih tinggi.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya