Banyak orangtua yang terpaksa menitipkan anak mereka kepada nenek, atau tempat penitipan anak seperti daycare. Bahkan, keberadaan daycare belakangan ini semakin meningkat seiring bertambahnya permintaan konsumen, terutama para orangtua milenial.
Daycare seolah menjadi bagian dari gaya hidup yang tak terpisahkan di kalangan orangtua milenial, terkhusus bagi mereka yang enggan menggunakan jasa pengasuh anak di rumah.
Hal tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan menarik. Apakah daycare dapat memenuhi kebutuhan anak, termasuk membantu tumbuh kembangnya? Atau justru lebih baik menitipkan anak kepada keluarga mereka seperti nenek atau saudara terdekat?
Psikolog Meity Arianty, STP., M.Psi, menegaskan bahwa tempat penitipan anak seperti daycare bukanlah pilihan terbaik, meskipun tempat ini memiliki beragam fasilitas dan aktivitas menarik.
"Seringkali saya mengatakan jika mengisi parenting, jangan mensubkontrakkan anak ke tangan orang lain karena orangtua harus bertanggung jawab penuh pada anaknya sendiri. Daycare, pengasuh, nenek atau kakek itu hanya membantu melengkapi, bukan pilihan utama. Karena tempat terbaik anak adalah bersama orangtuanya," ungkapnya saat dihubungi Okezone via sambungan telefon, Minggu (9/2/2020).
Mei menambahkan, baik daycare maupun rumah nenek sejatinya tidak ada yang dapat menggantikan orangtua. Hanya, dalam beberapa kasus ada nenek yang dapat mengasuh anak lebih baik daripada daycare.
Oleh karena itu, orangtua diminta cermat untuk memutuskan tempat terbaik untuk menitipkan anak-anak mereka. Alangkah baiknya, bila tempat tersebut dapat memberikan dampak positif bagi tumbuh kembangnya.