Kalau dirunut lebih jauh ke belakang, maka sejarah pohon cemara dijadikan simbol sebuah perayaan istimewa sudah dimulai dari zaman Mesir kuno dan Roma pada tahun 1800-an.
Jauh sebelum lahirnya umat Kristiani, pohon cemara ini juga sepanjang tahun telah memiliki arti khusus bagi banyak orang yang tinggal di daerah beriklim musim dingin.
Pada saat itu, mereka biasa menghias rumah dengan pohon cemara tersebut. Konon, cemara ini diyakini oleh mereka untuk mengusir dan menjauhkan roh-roh jahat, iblis, serta penyakit.
Jerman dikenal sebagai negeri yang memulai tradisi menghias pohon cemara sebagai salah satu simbol Natal. Tradisi ini sudah dimulai sekitar abad ke-16.