Kisah Sendu di Balik Nama Didi Kempot

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Senin 02 Desember 2019 16:00 WIB
Didi Kempot (Foto : Dimas/Okezone)
Share :

Bila ada penyanyi atau seniman paling fenomenal yang konsisten dalam melestarikan budaya lokal, maka predikat itu sangat layak disematkan pada penyanyi campursari Didi Kempot.

Sejak merintis karier sebagai penyanyi profesional pada tahun 1999 lewat lagu Stasiun Balapan, Didi Kempot memang selalu konsisten dengan genre musik campursari yang diusungnya. Tak terhitung sudah berapa banyak lagu-lagu hits berbahasa Jawa yang telah ia telurkan.

Bahkan, sejak namanya booming lagi pada awal tahun 2019, Didi berhasil membuktikan bahwa karyanya dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, tak terkecuali anak muda yang ia sebut dengan istilah sobat ambyar.

Namun di balik kesuksesan pria berusia 52 tahun itu, ternyata terselip sebuah kisah yang sangat menyentuh. Hal ini berkaitan dengan nama 'Kempot' yang menghiasi namanya.

Saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu 1 Desember 2019, pria yang dijuluki 'Lord of Broken Heart' itu menjelaskan secara singkat asal usul nama Kempot yang ternyata memiliki arti 'Kelompok Pengamen Trotoar'.

"Saya merintis karier dalam dunia seni ini awalnya ngamen di jalanan. Saya dulu ngamen di Solo, di Jogja, dan akhirnya saya dan beberapa teman pengamen berangkat ke Jakarta," ungkap Didi Kempot.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya