Kisah Bidan yang Cintanya Kandas karena Jadi Sopir Taksi Online

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 06 November 2019 16:31 WIB
Rabiatul, bidan yang jadi sopir taksi online (Foto: Ist.)
Share :

Hidup kadang tak semulus apa yang kita rencanakan. Anda mungkin sudah merencanakan semuanya sebaik mungkin, tapi penentu akhir tetap saja Tuhan. Begitu juga yang dialami Rabiatul Adawiyah, perempuan ini rela jadi sopir taksi online demi melanjutkan pendidikan Diploma IV tapi ending-nya tetap saja tak begitu indah.

Ya, demi bisa melanjutkan pendidikan tanpa merepotkan orangtua, Rabiatul memilih jadi sopir taksi online. Dia tak pernah malu untuk melakukan itu, karena dia yakin itu adalah pekerjaan halal dan dia bisa menjalaninya dengan baik.

Keinginan perempuan berusia 30 tahun itu begitu kuat. Makanya, pekerjaan sebagai sopir taksi online pun dia jabani. Menjadi sopir pada awalnya hanya pekerjaan sampingan. Sebab, Rabiatul sebelumnya tercatat sebagai bidan di salah satu rumah sakit di Medan.

 

Belum puas dengan gelar Diploma III, Rabiatul pun bertekad untuk bisa lanjut ke Diploma IV Kebidanan. Keyakinan itu pun membuahkan hasil, semangat bekerja sebagai sopir taksi online, Rabiatul pun dikabarkan telah mendapat gelar yang dia inginkan tersebut. Bahkan, IPK-nya hampir sempurna, 3,39.

"Sebelum akhirnya saya mendapat gelar, orangtua saya sempat tak setuju dengan pekerjaan ini. Tapi, karena penjelasan yang saya kasih, Alhamdulillah semua mendukungnya," terang Rabiatul seperti dikutip dari rilis Grab, Rabu (6/11/2019).

Bicara mengenai pekerjaannya sebagai sopir taksi online, Rabiatul menjelaskan, dirinya per hari bisa mengantongi Rp300 ribu upah bersih. Bahkan, kalau lagi sangat mujur, bisa sampai Rp700 ribu per hari.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya