Selanjutnya, peneliti memeriksa seberapa sering pendapatan peserta tersebut turun. Serta prosentase perubahan pendapatan antara 1990 hingga 2010 untuk setiap peserta.
Peserta lalu diberikan tes berpikir dan memori yang mengukur seberapa baik mereka menyelesaikan tugas. Serta berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.
Hasil penelitian ini menemukan orang dengan dua atau lebih penurunan pendapatan memiliki kinerja yang lebih buruk daripada orang tanpa penurunan pendapatan.