Membanggakan, BPJS Kesehatan Kembali Bawa JKN-KIS ke Panggung Internasional

, Jurnalis
Jum'at 18 Oktober 2019 11:25 WIB
BPJS Kesehatan bawa JKN-KIS ke panggung internasional (Foto: ISSA)
Share :

BRUSSELS – Menjelang enam tahun beroperasi, BPJS Kesehatan kembali membanggakan rakyat Indonesia. BPJS Kesehatan dipercaya untuk menyampaikan usulan strategis dan tantangan dalam jaminan kesehatan sekaligus memaparkan implementasi Program JKN-KIS kepada negara-negara lain dalam acara 33rd General Assembly World Social Security Forum (WSSF) yang diselenggarakan 14 - 18 Oktober 2019 di Brussels, Belgia.

Forum WSSF adalah forum tertinggi dan terpenting dalam organisasi tersebut, di mana kali ini melibatkan lebih dari 1.000 peserta dari lebih dari 150 negara anggota ISSA, termasuk di dalamnya para menteri, presiden organisasi dunia, para pemimpin senior dalam dunia jaminan sosial.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menyampaikan milestone utama dalam perkembangan jaminan sosial di dunia. Menurutnya, tantangan jaminan sosial yakni selain angka usia harapan hidup yang meningkat, juga populasi kelompok usia tua makin bertambah. Keduanya perlu memiliki antisipasi jangka panjang.

Fachmi menekankan pentingnya komitmen politik dan adanya strategi nasional yang jelas di semua negara terkait jaminan kesehatan. Karena itu, Fachmi mendorong adanya konsep Health in All Social Security Policy (HiASSP) sebagai upaya kunci.

Secretary General ISSA Marcelo Abi-Ramia Caetano yang hadir langsung sebagai panelis, sangat terkesan dan mengapresisasi langkah maju antisipatif serta usulan-usulan yang disampaikan Fachmi.

 

Hal membanggakan lainnya, Fachmi yang juga menjabat sebagai Chairperson of a Technical Commission on Medical Care and Sickness Insurance of ISSA, memperoleh penghargaan khusus dalam ISSA Award for Outstanding Achievement in Social Security berupa Certificate of Appreciation atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengangkat isu-isupenting dalam mendorong jaminan sosial kesehatan universal di seluruh dunia dan langkah-langkah antipasinya.

“Menjadi lembaga pengelola program jaminan kesehatan terbesar di dunia bukan berarti tak memiliki tantangan tersendiri. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berupaya mengembangkan inovasi dan menyempurnakan pelayanan kepada peserta JKN-KIS di Indonesia,” ujar Fachmi, Selasa 15 Oktober 2019.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya