UNTUK wanita yang gemar minuman beralkohol, ada baiknya mulai sekarang untuk pelan-pelan berhenti mengonsumsinya, terutama bagi ibu hamil. Sebab, nutrisi yang masuk ke dalam janin bisa saja terganggu dan mengakibatkan anak yang dilahirkan mengalami cacat.
Dilansir dari Novinite, Rabu (16/10/2019), Mirror newspaper and BTA para ilmuwan di University of Queensland melaporkan, ibu hamil yang masih mengonsumsi minuman keras selama masa kehamilan dapat memberikan efek buruk pada janin atau anak. Anak akan memiliki kecenderungan gula darah yang tinggi dan saat dewasa kelak rentan terhadap penyakit diabetes.
Terkadang tanpa sadar, menghadiri acara seperti pernikahan atau perayaan ulang tahun, tak sedikit dari ibu hamil cenderung memilih menikmati champagne atau minuman beralkohol, meski kadar alkoholnya ringan. Atau bahkan hanya minum sedikit tetap berisiko.