DUNIA maya di hebohkan dengan postingan foto hiu putih besar di laut bali. Postingan foto tersebut diunggah oleh ahli biologi kelautan Thailand Thon Thamrongnawasawat dan viral di medsos.
Pada Jumat 20 September lalu, teman-temannya telah melihat hiu tersebut di perairan lepas Bali. Sebagaimana dilansir dari Asiaone, Selasa (24/9/2019) Menurut dua penyelam asal Thailand, Cholladda Khalythong dan Sasi Chaoniyom awalnya hanya untuk melihat ikan mola-mola di Crystal Bay, Klungkung. Namun setelah terlihat hiu putih besar dan viral di medsos.
“Kami menyelam selama 20 menit dan tidak melihat mola-mola, sampai bayangan raksasa mendekat,” ujar Cholladda. “Awalnya, pemimpin selam itu mengira itu hiu paus, tetapi ketika berenang mendekat, itu ternyata hiu putih besar (great white shark), jadi kami mengambil foto ini.” katanya.
Menurut Chollada, hiu itu memiliki panjang sekitar 4-5 meter dan hanya bisa dilihat di kedalaman 23 meter. Ahli biologi kelautan Thailand Thon mengatakan bahwa hiu putih besar adalah hewan laut langka yang hanya muncul di perairan dingin. Klik halaman selanjutnya mengenai informasi yang viral di medsos ini.
Kemunculan hiu putuh raksasa di Bali ini merupakan kejutan yang tak terduga bagi penyelam dan ahli biologi kelautan di seluruh dunia.
"Jarang tapi tidak sepenuhnya mustahil untuk melihat hiu putih besar di Bali, karena sebagian perairan Indonesia kadang-kadang memiliki aliran dingin dari kedalaman laut," katanya.
"Namun, sangat tidak mungkin kita akan menemukan hewan seperti itu di perairan Thailand, karena lautan kita sebagian besar hangat dan dangkal," katanya.
Tahukah Anda hiu putih besar atau great white shark adalah ikan predator terbesar di Bumi. Mereka tumbuh dengan panjang rata-rata 15 kaki, meskipun spesimen melebihi 20 kaki dan berat hingga 5.000 pound.
Hiu ini memiliki ciri-ciri tubuh bagian atas bewarna abu-abu dan berbaur dengan dasar laut pantai berbatu. Namun, nama hiu putih besar berasal dari perutnya yang putih.
Hiu ini termasuk perenang yang berbentuk torpedo dengan ekor yang kuat. Sehingga dapat mendorong mereka melalui air dengan kecepatan hingga 15 mil per jam. Bahkan hiu ini dapat menembus air seperti paus ketika menyerang mangsanya dari bawah, demikian seperti dikutip dari Nationalgeographic.
(Dinno Baskoro)