TAHUKAH Anda apabila kuntilanak memiliki aroma yang khas yakni sengir seperti bau semut rangrang yang mati ditekan? Ya, eksperimen ini dilakukan oleh salah seorang Pakar Spiritual ternama di Indonesia, Mbah Mijan.
Kisah ini ia bagikan di akun Instagram pribadinya @mbahmijan beberapa waktu lalu. Singkat cerita, aksi Mbah Mijan mencium aroma kuntilanak tersebut ia lakukan ketika tertantang untuk memeluk makhluk halus itu.
Awalnya, Mbah Mijan sengaja datang ke lokasi kejadian di bilangan Jakarta Selatan untuk melakukan syuting program di channel Youtube-nya. Kala itu, lokasi yang disambangi pria yang bernama asli Samijan tersebut telah ramai didatangi sejumlah anak muda.
Mereka sama-sama sedang melakukan penelusuran spiritual untuk mencari eksistensi makhluk halus di tempat tersebut. Mbah Mijan pun akhirnya menunggu para pemuda tersebut untuk menyelesaikan penelusurannya, sebelum memulai live streaming.
Singkat cerita, sejumlah pemuda itu pun sudah menyelesaikan kontennya dan Mbah Mijan pun langsung bergegas memulai aksinya. Dengan sigap ia pun mulai mengeluarkan ilmu merajah bumi untuk memancing datangnya sosok makhluk halus yang mendiami tempat tersebut.
Benar saja, rajahan bumi Mbah Mijan berhasil memancing sosok makhluk halus penghuni tempat tersebut. Samar-samar terdengar suara isak tangis seorang wanita dibarengi dengan wangi bunga kantil yang menusuk hidung. Tak lama dari itu munculah sosok kuntilanak berambut panjang, berwajah hitam, muncul dari balik pohon kelapa.
Kemunculan sosok kuntilanak inilah yang membuat Mbah Mijan memiliki ide untuk memeluknya. Ia akhirnya langsung menyorot sosok wanita berbaju putih tersebut dengan senter dan berlari menuju penampakan tersebut berada.
Mbah pun berhasil memeluk sosok wanita berbaju putih yang mengambang tersebut. Namun, perlahan-lahan kain putih yang membalut kuntilanak tersebut perlahan-lahan mengecil dan menghilang.
Setelah berhasil melakukan aksinya, Mbah Mijan pun mengatakan bahwa ia masih teringat akan bau sosok kuntilanak tersebut. Ia merasa ingin muntah setiap kali teringat akan aromanya. Menurutnya pengalaman memeluk kuntilanak adalah hal pertama yang dilakukannya.
Ia pun terkejut bukan main setelah mencium aroma kuntilanak yang berbau sengir. “Aku juga baru tahu kalau aroma tubuh kuntilanak itu sengir, seperti bau semut rang-rang. Kalau kalian pernah mencet semut rang-rang, ya seperti itu lah baunya,” tutur Mbah Mijan.
(Dinno Baskoro)