3. Membantu menurunkan gula darah
Berjalan kaki singkat setelah makan dapat membantu menurunkan gula darah. Sebuah penelitian kecil menemukan berjalan kaki 15 menit sebanyak tiga kali sehari (setelah sarapan, makan siang, dan makan malam) membuat kadar gula darah menjadi lebih sedikit. Namun butuh banyak penelitian untuk mengkonfirmasi temuan ini.
4. Meringankan nyeri sendi
Berjalan dapat membantu melindungi persendian, termasuk lutut dan pinggul. Alasannya karena membantu melumasi dan memperkuat otot-otot yang menopang persendian. Berjalan juga dapat memberikan manfaat bagi orang yang memiliki radang sendi seperti mengurangi rasa sakit. Selain itu, berjalan 8-9 kilometer seminggu juga dapat membantu mencegah radang sendi.
(Foto : @dishubdkijakarta/Instagram)
5. Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
Berjalan dapat mengurangi risiko tubuh terserang flu. Satu penelitian melacak 1.000 orang dewasa selama musim flu. Haislnya mereka yang berjalan dengan kecepatan sedang selama 30 - 45 menit sehari memiliki kemungkinan 43 persen lebih sedikit hari terserang flu.
6. Meningkatkan energi
Berjalan-jalan saat lelah mungkin merupakan dorongan energi yang lebih efektif daripada mengambil secangkir kopi. Berjalan meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh dan dapat meningkatkan kadar kortisol, epinefrin, serta norepinefrin. Hormon-hormon itu membantu meningkatkan energi.