"Bayangkan jika dalam kondisi tersebut orang itu tidak ditangani secara cepat dan tepat. Yang seharusnya bisa selamat, justru malah memperparah kondisi korban atau bahkan meninggal dunia," ucap dr Supriyantoro.
Menurutnya, untuk mencegah kasus itu masyarakat harus dilatih menjadi relawan. Hal ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahan dalam menangani pasien gawat darurat.
Bukan itu saja, sambung dr Supriyantoro, keterlambatan dalam memberikan pertolongan pertama, ternyata juga terjadi di faskes. Tenaga kesehatan ternyata kurang cekatan atau alat kesehatan yang tidak memadai.