Lebih lanjut, Glenn menjelaskan, dampak lain dari keranjingan media sosial juga berpengaruh pada kondisi finansial seseorang. Lima dari sepuluh orang diklaim tidak memiliki pemasukkan yang cukup untuk mengikuti gaya hidup masa kini.
Seperti diketahui, Instagram merupakan salah satu platform media sosial dengan berbagai jenis konten yang dapat meningkatkan hasrat seseorang untuk mengikutinya. Fenomena street wear dan berlibur di tempat-tempat instagramable adalah satu dari sekian banyak tren yang digandrungi saat ini.
"Social giving mereka juga menurun. Biasanya mereka selalu berasumsi untuk memenuhi kebutuhan sendiri saja tidak cukup, apalagi menbantu orang lain. Padahal, membantu panti asuhan itu termasuk healing, ada dampak happinessnya juga," tukas Glenn.