Kisah Perjuangan Leony Panjaitan dalam menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro tak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, dia membuktikan dengan kerja keras semua bisa dicapai.
Kisah Leony mendapatkan gelar sarjana sedang viral di media sosial. Perempuan luar biasa ini dianggap sebagai sosok yang mengisnpiratif bagi banyak orang. Bagaimana tidak, selagi menjalani perkualiahan, dia bekerja sebagai driver ojek online dan tetap mengikuti banyak perlombaan sidang.
Sahabatnya dengan nama akun Twitter @gizayeolsung (yang kemudian disapa Gi) membagikan kisah perjuangan Leony yang biasa dia sapa Lele dalam menyelesaikan kualiahnya itu. Seperti apa kisahnya?
Dalam cerita yang dibagikan Gi, Lele adalah juniornya di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Menurut Gi, Lele sudah menjadi driver ojol sejak semester 5 hingga akhirnya toga melekat di tubuhnya.
Gi menjelaskan, Lele bukan hanya juniornya di kampus, tetapi juga junior di salah satu UPK debat. Selama mengenal Lele, perempuan yang satu itu dikenal sebagai sosok yang gigih banget. "Kerja kerasnya paraaaaaah, gokil kayak nggak kenal capek," terangnya.
Di organisasi debat, Lele ini selalu aktif ikut lomba. Padahal, lomba debat di organisasi itu makan waktu berbulan-bulan dan dimulai dari sore sampai sekelarnya. Ya, dalam artian bisa kelar jam 1 malam, bisa subuh, atau bisa jam 7 pagi.
Singkat kisah, Lele mulai menjadi driver ojol ketika masuk semester 5. Pilihan itu dia ambil untuk membantu perekonomian keluarganya. Ayah Lele sakit.