Lebih lanjut Maria melakukan implan karena takut dengan opini sang suami. Ia sangat senang melihat pakaian renang yang tidak dipakai sebelumnya dan ia pun merasa seperti memiliki segalanya. Namun, Maria mengaku berduka atas keputusan tersebut setelah sadar bahwa dirinya menormalkan standar tubuh yang tidak wajar.
“Saya berharap kerentanan saya akan mendorong Anda untuk mencintai dan menghargai tubuh mereka juga. Saya harap Anda tahu bahwa semua filter, aplikasi pengubah tubuh, fillers dan bagian tubuh palsu tidak akan membuat Anda lebih cantik dari saat ini. Anda cantik. Anda telah cukup. Anda sangat bernilai, dan Anda adalah anugerah,” tutupnya.
(Utami Evi Riyani)