Tips kedua, ialah dengan berteman atau mengikuti akun-akun yang menjadi daftar teman di akun media sosial anak. Hal ini disebutkan penting oleh Vera karena dengan cara ini, orangtua bisa mengawasi siapa saja yang berteman, hal apa yang dilihat oleh anak, hingga jadi bahan pembicaraan antara orangtua-anak.
“Follow akun yang di-follow sama anak. Selain bisa tahu siapa saja teman-temannya, ini bisa jadi bahan pembicaraan juga sama anak. Jalin komunikasi dan diskusi soal media sosial, misalnya ada postingan yang aneh dan agak menyimpang contohnya soal cyber bully atau foto vulgar. Nah diskusi sama anak, apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi itu,” tandas Vera.
(Utami Evi Riyani)