Viral Gerakan Agresif Bayi di Dalam Kandungan, Bahayakah?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Minggu 28 Juli 2019 21:15 WIB
Viral gerakan bayi dalam perut ekstrem (Foto: Fox)
Share :

SETIAP ibu hamil tentu pernah merasakan gerakan bayi di dalam kandungannya. Hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar karena secara tidak langsung menunjukkan adanya sebuah kehidupan di dalam perut mereka. Tapi bagiamana bila gerakan bayi terlalu agresif bahkan sampai terlihat jelas pada dinding perut? Kejadian langka inilah yang baru saja menghebohkan jagat maya, menyusul sebuah video viral di Facebook.

Dalam video viral berdurasi singkat yang kini sudah dihapus oleh sang pemilik akun, tampak seorang ibu hamil sedang memamerkan perut buncitnya. Tak lama kemudian, tiba-tiba terlihat sebuah gerakan dari dalam perut yang cukup kuat hingga mengecap di dinding perut wanita itu.

Video tersebut sontak menarik perhatian banyak netizen yang penasaran apakah gerakan tersebut normal, atau terlalu agresif.

 

View this post on Instagram

Gerakan bayi dalam kandungan yang terlalu aktif hampir tidak pernah menunjukkan adanya masalah pada kehamilan. Namun, bagaimana bila gerakannya seagreasif ini? Melansir laman theasianparent.com, Menurut Clare Herbert, seorang bidan senior di Plymouth Hospitals, gerakan bayi dalam rahim yang terlalu aktif jarang menunjukkan adanya masalah pada kehamilan. Bila gerakan janin yang berbeda secara signifikan dari biasanya sebaiknya dilaporkan pada dokter atau bidan. Seperti gerakan-gerakan yang tiba-tiba meningkat, terlalu kuat dan tak terduga, terutama jika diikuti oleh periode tidak aktif atau diamnya bayi untuk jangka waktu yang cukup lama. . Video: @infia_health . #kehamilan #ibu #anak

A post shared by INFIA - Fact (@infia_fact) on

Menurut pernyataan Clare Herbert, seorang bidan profesional dari Plymouth Hospitals, gerakan bayi di dalam rahim sebetulnya sudah menjadi hal lumrah. Namun, bila dirasa terlalu agresif dan signifikan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter atau ahli medis.

"Contohnya seperti gerakan-gerakan yang tiba-tiba meningkat, terlalu kuat dan tak terduga, terutama jika diikuti oleh periode tidak aktif atau diamnya bayi untuk jangka waktu yang cukup lama," tutur Clare Herbert menanggapi video viral tersebut, seperti dikutip dari theasianparent.com, Minggu (28/7/2019).

Lantas, seperti apakah gerakan bayi yang normal?

Perlu diketahui bahwa kebanyakan wanita mulai merasakan gerakan janin pada usia kehamilan 16-22 minggu. Namun, ada juga yang merasakan gerakan lebih awal karena sudah pernah merasakan pada kehamilan sebelumnya. Itu adalah hal yang wajar.

Justru Anda harus merasa khawatir bila kandungan sudah berusia 22 minggu, tetapi tidak merasakan adanya gerakan bayi. Segera periksakan kandungan kepada dokter dan bidan.

Sementara untuk kasus gerakan bayi yang agresif, Anda bisa mengakalinya dengan berjalan-jalan selama beberapa menit sebelum beristirahat atau tidur. Cara ini dinilai ampuh untuk menenangkan bayi.

Selain itu, hindarilah minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan soda karena dapat merangsang janin Anda menjadi lebih aktif.

(Dinno Baskoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya