Ketika Indonesia hari ini dipenuhi berbagai persoalan, maka merawat semangat ke-Indonesia-an menjadi sesuatu yang harus secara terus-menerus diupayakan. Dan pentas-pentas Indonesia Kita merupakan ikhtiar itu, melalui jalan berkesenian. Pada pentas ke-32 ini, Indonesia Kita mencoba merefleksikannya melalui lakon “Celeng Oleng”.
Tim Kreatif Indonesia Kita memilih tema utama “Jalan Kebudayaan Jalan Kemanusiaan” sebagai benang merah dari pentas-pentas yang diselenggarakan di sepanjang tahun 2019 karena menyadari pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dan keberagaman dalam kehidupan sosial.
Baca Juga : Butet Kartaredjasa : Aku Isih Urip
Selaku penggagas Indonesia Kita, Butet Kartaredjasa mengatakan, “Ketika jalan kemanusiaan direfleksikan melalui pertunjukan Indonesia Kita, maka semakin terasa relevan untuk mengajak, menemukan dan menumbuhkan kembali kepekaan, kesadaran dan kemanusiaan kita. Sebab seni pertunjukan sering diibaratkan seperti oase di tengah kegersangan. Indonesia Kita menghadirkan seni di antara masyarakat yang melampaui sekat dan batas-batas suku, agama dan orientasi politik”.
Bagi Agus Noor, Direktur Kreatif Indonesia Kita, “Seni merupakan refleksi kompleksitas manusia dengan beragam dimensi. Kesadaran ini menjadi dasar untuk mengolah gagasan-gagasan kreatif dalam menciptakan pertunjukan Indonesia Kita sepanjang tahun 2019 di mana kita semua berada di antara gegap gempita peristiwa politik, namun kebudayaan mengingatkan kita untuk memuliakan kemanusiaan”.