Charlie Sinhaseni pelanggan lainnya menyebut kopi termahal di dunia ini adalah kopi terbaik yang pernah dicicipinya.
"Sangat menarik. Ketika pertama kali melihatnya saya kira hanya sekedar gengsi dan mengira akan memberi penilaian lain namun saya justru sangat menikmatinya," tutur Charlie.
Pemilik Kedai kopi Bo Thiara mengatakan tren ini serupa dengan minuman anggur, di mana 40 tahun yang lalu orang minum Gallo atau Almaden. Sekarang orang terbiasa dengan berbagai macam pembuat minuman dan kebun anggur. Mungkin hal yang sama dirasakan oleh pencinta kopi, tapi siapa saja akan menikmati kopi yang berkualitas.
(Renny Sundayani)