Hal yang membedakan bakpao buatan Putri dengan yang dijual di pasaran adalah adanya campuran sayur pada kulitnya. Warna kulit bakpao, didapat dari sayuran.
Merah dari buah bit, orange dari worter, putih dari kembang kol, ungu dari kol ungu, hijau dari sawi dan kuning dari labu kuning. Di atasnya dia buat karakter sesuai kesukaan anak. Ada yang lebah, kura-kura, kumbang dan aneka kartun.
Usaha, kerja keras dan pantang menyerang membuahkan hasil. Bakpao sayur buatannya mendapat tempat tersendiri di hati orangtua. Terutama bagi yang anaknya tidak suka sayur. Karena dengan makan bakpao ini, secara tidak langsung si anak sudah makan sayur.
(Foto: warungsurgawi)
Saat ini, bakpao sayur miliknya sudah bisa ditemui di hampir semua supermarket di Yogyakarta. Tak hanya itu, pemasaran juga dia lakukan secara online. Harga satu pak bakpao karakter dia jual dengan harga Rp20 ribu. Jelang lebaran, permintaannya mencapai 50 persen. Termasuk permintaan untuk takjil juga datang.
"Ini sudah banyak yang kontak, mau datang langsung ke rumah pada hari pertama dan kedua lebaran nanti. Jadi, lebaran kami tetap buka. Agar pembeli dan pelanggan tidak kecewa," ujarnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)