MASALAH kesehatan mental belum banyak menjadi perhatian masyarakat. Faktanya, banyak anak muda yang memiliki masalah ini. Sebut saja para remaja seperti Justin Bieber, Selena Gomez, hingga influencer Awkarin, yang mengaku memiliki masalah kesehatan mental.
Kita jadi bertanya-tanya, apa yang sebenarnya dimaksud dengan kesehatan mental? Apa yang membedakan mental yang sehat dan tidak?
Secara umum, kondisi mental yang baik adalah yang tumbuh dan didasari motivasi kuat untuk mengaktualisasikan diri menjadi lebih baik, baik dalam kehidupan keluarga, kerja, maupun sisi kehidupan lainnya, juga memiliki kematangan secara emosional.
Isu kesehatan mental masih terdengar asing dibandingkan isu kesehatan fisik. Pemberian imunisasi atau suntik untuk menangani sakit secara fisik lebih nyata dilakukan sehingga orang awam mudah mengenalinya.
Sedangkan, sifat gangguan mental yang lebih mudah disembunyikan dan tidak selalu tampak jelas dari luar atau dampaknya tidak terlalu terasa secara langsung membuat isu ini menjadi isu sekunder atau tidak terlalu penting.
Namun, hal itu tidak berarti kesehatan mental tidak sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Gangguan kesehatan mental dapat menyerang siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Sayangnya, pengetahuan mengenai penanggulangan gangguan kesehatan mental masih minim di kalangan masyarakat, terutama remaja.
Salah satu kasus yang baru terjadi adalah bunuh diri yang dilakukan seorang gadis berumur 16 tahun di Malaysia. Dia melompat dari atap gedung setelah membuat jajak pendapat di Instagram untuk followers-nya.