PADA masa depan, drone punya peran penting, yakni mengirimkan benda-benda krusial untuk kebutuhan serbacepat, salah satunya organ tubuh manusia. Ini sudah terjadi di Maryland. University of Maryland Medical Center beberapa waktu lalu melakukan uji coba mengirimkan ginjal yang siap ditransplantasi ke pasien gagal ginjal di rumah sakit.
Tujuannya, membuktikan seberapa besar peran drone di bidang medis dan kesehatan pada masa depan. Penerbangan itu untuk menjawab keresahan dr Joseph Scalea, dokter bedah yang merasa pengiriman organ tubuh manusia sangat lambat sehingga ginjal, hati, dan organ lainnya bisa cepat menurun kualitasnya. Drone diharapkan bisa menjawab masalah tersebut dan berdampak besar pada industri transplantasi.
BACA JUGA : Ketika Presiden Jokowi Bertanya Ibu Kota Pindah ke Mana? Netizen: Wakanda!
“Mengirimkan organ dari donor ke pasien adalah tugas berat dan sangat kritikal. Karena itu, kita perlu mencari cara untuk melakukannya dengan lebih baik,” ungkapnya. Faktanya, ada 113.702 orang di Amerika yang menjadi waiting list untuk organ.
Sekitar 18 orang per hari meninggal karena menunggu transplantasi. Karena itu, donor organ sangat penting. Pada Desember silam, jantung donor tidak bisa digunakan lagi karena terlalu lama di bandara.
Pasien donor ginjal itu adalah wanita berusia 44 tahun dari Baltimore yang menghabiskan delapan tahun menunggu transplantasi ginjal. “Ini luar biasa. Dulu, hal ini rasanya seperti dalam film,” ujarnya.