Bekas Spanduk Pemilu Disulap Jadi Barang Fashion Unik

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Selasa 23 April 2019 20:39 WIB
Limbah Spanduk Pemilu Diubah Jadi Busana (Foto: Tejyet/Instagram)
Share :

Pemilihan umum yang digelar pada 17 April lalu menyisakan limbah berupa spanduk, baliho, dan alat peraga kampanye lainnya. Di Jakarta saja, diperkirakan terdapat lebih dari 260.000 alat peraga kampanye yang bisa diambil dari ranah publik. Sejumlah orang kemudian memutuskan untuk mendaur ulang APK tersebut menjadi tas belanja, celana, dan barang keperluan lain.

Salah seorang yang menginisiasi daur ulang ini adalah seorang seniman lukis, Harist Alfradi Dewanto.

Harist mengatakan langkah ini bermula dari perjalanan pulang dari studionya di Cililitan, Jakarta Timur ke rumahnya di Bogor.Ia melihat pemandangan baliho, spanduk dan poster kampanye di suatu ruas jalan layang "mengganggu".

"Sudah warnanya primer semua, pusing," ujarnya.

Mulai dari situ terlintas pikiran untuk menjahit baliho-baliho tersebut menjadi satu. Hasilnya kemudian ia unggah di Instagram dan mendapat ribuan like.

Harist mengaku ketagihan mengolah limbah alat peraga kampanye dan berniat membuat pameran yang melibatkan masyarakat. Ia mengatakan tengah menyiapkan desain untuk memproduksi celana, tas, dan celana pendek untuk pameran pada Mei nanti.

Seniman lukis ini juga mengajak warga untuk bergabung dengan membawa limbah kampanye kira-kira seukuran lima meter persegi atau kira-kira dua spanduk besar untuk dijadikan produk.

Tanpa modal

Di Yogyakarta, sisa kampanye ini didaur ulang oleh pengrajin Erlin Herliani.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya