Ini menjadi penting karena bisa membuat pasangan dapat mengatasi masalah-masalah yang terjadi. Hal lain yang mesti digarisbawahi di sini ialah saling terbuka dan kedepankan penyelesaian masalah. Lalu, saling evaluasi diri agar sama-sama tumbuh menjadi orangtua yang dewasa.
4. Pahami bahasa cinta pasangan
Ini penting karena masing-masing dari kita itu punya bahasa cinta yang berbeda. Ini juga berlaku ke anak nantinya. Jangan sampai bahasa cinta Anda dan pasangan beda. Sebab, bisa menjadi masalah nantinya. Misal, pasangan kita lebih suka dilayani segala kebutuhannya, namun yang kita lakukan memberikan barang-barang sebagai tanda cinta. Kalau gini, namanya salah sasaran kan?
5. Menyadari peran masing-masing
Anda dan pasangan paham betul apa itu fungsi suami dan istri. Contoh kasusnya seperti ini, tidak ada masalah jika istri yang bekerja dan suami hanya di rumah. Ingat, setiap keluarga itu punya komitmen yang berbeda, itu adalah hak setiap pasangan. Namun, hal penting yang harus dicatat ialah suami tahu peran dia apa dan istri pun begitu. Jadi bisa menjalankan peran masing-masing sebagaimana mestinya.
(Santi Andriani)