Mengenal Adenomiosis, Penyebab Rasa Sakit Ketika Menstruasi

Tiara Putri, Jurnalis
Sabtu 13 April 2019 15:01 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

Metode diagnosis lain yang bisa dicoba adalah ultrasonografi (USG) namun hanya bisa mendeteksi adenomiosis dengan kemungkinan 50-87%. Sedangkan menurut beberapa hali metode terbaik yang dapat dipilih adalah magnetic resonance imaging (MRI). Pendeteksian dengan metode ini memiliki banyak fitur sehingga tingkat keakuratannya lebih tinggi.

Selain membuat menstruasi terasa berat, beberapa penelitian juga menunjukkan adenomiosis dapat memengaruhi kesuburan. Akan tetapi hal ini menjadi kontroversi karena keterbatasan studi klinis. Beberapa penelitian MRI memang menunjukkan keterkaitan adenomiosis dengan infertilitas. Tetapi data itu ditemukan pada pasien dengan usia 30-an dan 40-an sehingga masih belum dapat ditentukan jika penyebabnya adalah adenomiosis.

 Baca Juga: Tato Tertua Ditemukan di Indonesia, Bentuknya seperti Apa?

Sementara itu, untuk mengurangi gejala adenomiosis dapat dilakukan berbagai cara. Salah satunya mengatur pola makan. Perempuan yang terkena adenomiosis biasanya mengalami kembung dan perasaan kenyang. Selain itu, mereka berisiko mengalami anemia karena perdarahan berlebih. Oleh karenanya makanan yang disarankan mengandung banyak serat dan sayuran hijau. Makanan-makanan tersebut akan mencegah perempuan mengalami sembelit sehingga rasa sakit yang ditimbulkan tidak begitu parah.

Sementara itu, untuk menghilangkan rasa sakit ada beberapa obat yang bisa dipilih. Mulai dari obat penghilang rasa sakit hingga pil kontrasepsi oral. Obat-obat itu mengurangi penebalan dan pelepasan sel telur dari rahim. Demikian seperti yang dilansir Okezone dari The Sun.

(Utami Evi Riyani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya