Menurutnya, untuk wisatawan yang sengaja melancong pasti tidak mau pergi ke mana-mana. Jadi penumpang pesawat yang pasti membeli tiket pesawat hanya tujuannya bisnis atau hal lainnya.
Misalnya, buat seseorang yang pergi dengan tujuan penerbangan ke Sumatera Barat. Saat ini harga tiketnya sudah naik lebih dari 100%. Pasti banyak penumpang yang "menderita", apalagi kalau niatnya cuma berlibur.
Begitu juga saat wisatawan ingin mengunjungi NTB. Kondisinya, pasca-gempa, pemerintah telah membangun infrastruktur dan objek wisata dengan dana besar. Kalau tiket pesawat ke sana naik, ya jelas tidak ada orang mau liburan ke NTB.
"Kalau menaikkan harga tiket ya harusnya secara bertahap. Kalau tidak terjadi, ada regulasi pemerintah untuk kepentingan masyarakat dan industri," pungkasnya.
(Santi Andriani)