“Bangsa kita menghadapi titik balik besar, tapi di sana ada banyak nilai-nilai Jepang yang tidak boleh hilang,” kata Abe saat konferensi pers kemarin. “Nama itu menunjukkan bahwa budaya bangsa kita lahir dan dipelihara oleh hati rakyat yang meng gambarkan keindahan bersama,” tutur Abe, dilansir Reuters.
BACA JUGA : Marak Penipuan di Situs Kencan Online, Ini 6 Tanda yang Perlu Kamu Waspadai
Kenaikan Naruhito ke Takhta Krisan akan dilakukan sehari setelah ayahnya, Kaisar Akihito, menyerahkan takhta pada 30 April, mengakhiri era Heisei yang dimulai pada 1989. Akihito akan menjadi kaisar pertama yang menyerahkan takhta di Jepang dalam lebih dari dua abad terakhir.
(Dinno Baskoro)