Ada Libur Panjang, Pekerja Jepang Malah Enggak Happy, Kenapa?

Koran SINDO, Jurnalis
Kamis 04 April 2019 20:00 WIB
Pekerja di Jepang Enggak Happy Dapat Libur Panjang (Foto: Thejapanesetimes)
Share :

Kendati demikian, Hideto Tsuboi dari Pusat Riset Internasional untuk Studi Jepang di Kyoto menjelaskan, salah satu alasan utama popularitas Akihito terletak pada fakta bahwa dia secara sadar bertanggung jawab pada generasi pasca perang untuk becermin pada masa perang yang sulit.

Saat peringatan ke-73 berakhirnya Perang Dunia II ta - hun lalu, Akihito mene gas kan kembali duka mendalam atas perang itu dan terus berharap untuk perdamaian. Awal bulan ini Jepang mendeklarasikan nama Reiwa untuk era kekaisaran baru saat Putra Mahkota Naruhito menjadi kaisar pada 1 Mei mendatang.

 

Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe menya ta - kan peluncuran era baru ini me negaskan nilai-nilai tradi - sio nal pada titik balik sejarah bangsa tersebut. Warga menonton layar tele - visi raksasa di penjuru Tokyo sambil mengangkat smart - phonemereka untuk memotret Kepala Sekretaris Kabinet Je - pang Yoshihide Suga yang me - megang plakat putih dengan nama baru Reiwa tertulis dalam dua huruf dengan tinta hitam.

Negeri itu telah lama menanti nama era baru atau Gengo yang akan digunakan di sejumlah koin, kalender, surat kabar dan dokumen resmi, serta mencerminkan perasaan nasional pada era tersebut. Huruf pertama sering digunakan dengan arti “perintah”, tapi juga berarti “bagus” dan “indah”.

Adapun kata huruf kedua berarti “damai” atau “harmoni”. Menurut PM Abe, nama itu menegaskan keindahan budaya tradisional Jepang dan masa depan yang diimpikan setiap orang, terutama para pemuda.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya