KISRUH Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) memang tengah gencar diberitakan belakangan ini. Banyak kabar miring yang menerpa BPJS karena dianggap sedang mengalami defisit keuangan.
Sebagaimana diketahui, saat ini tidak semua rumah sakit bekerjasama dengan BPJS. Tercatat sebanyak 65 rumah sakit swasta bekerjasama dengan BPJS, sementara 35 persen lainnya masih belum terdaftar.
Tentunya hal ini bukanlah tanpa sebab, menurut Wakil Ketua Rumah Sakit Swasta seluruh Indonesia (ARSSI), dr. Noor Arida Sofiana, setiap rumah sakit swasta sebenarnya tidak diwajibkan untuk bekerjasama dengan BPJS.
Meski demikian, beberapa rumah sakit memang sengaja bekerjasama dengan tujuan untuk membantu keberhasilan program pemerintah.
Baca Juga: Bulan Madu di Swiss, Syahrini Kalap Makan Oyster Sampai 2 Ronde
"Rumah sakit swasta memang tidak diwajibkan untuk ikut serta dalam program BPJS. Tapi karena mereka mendukung, makanya mereka bekerjasama," ucap dr. Noor, saat diwawancarai Okezone di PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Menteng Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019).