Karena otak anak masih dalam tahap pengembangan, paparan cahaya biru yang dihasilkan oleh smartphone dan berbagai gadget lainnya mengganggu jam tubuh internalnya. Faktor penting lain yang perlu diingat adalah murid yang lebih besar dari anak-anak, yang membuat mereka lebih rentan terhadap kepekaan cahaya. Dua faktor ini dalam kombinasi mendatangkan malapetaka pada tingkat melatonin anak Anda.
Melatonin adalah hormon yang mengatur siklus tidur dalam tubuh kita. Ketika sejumlah besar cahaya terdeteksi oleh retina, kadar melatonin turun. Jadi, Anda dapat membayangkan bagaimana mengekspos anak-anak Anda ke cahaya biru yang ditakuti - yang dipancarkan oleh layar smartphone - dapat secara drastis menghambat rutinitas waktu malam mereka.
Pertama dan terutama, Anda perlu memastikan bahwa Anda tidak membiarkan anak-anak Anda bermain (atau menonton video) di telepon pintar dalam waktu lama. Sebagai gantinya, dorong kebiasaan membaca yang teratur dan waktu bermain gratis untuk kesehatan mereka yang lebih baik.
Kedua, lepaskan telepon sebelum tidur. Penting juga bahwa Anda tidak menyimpan telepon di ruangan yang sama, tempat anak-anak Anda tidur. Penelitian yang sama telah menunjukkan bahwa anak-anak yang meninggalkan telepon mereka di kamar mereka menghadapi lebih banyak gangguan tidur.
Sederhananya, smartphone dan laptop tidak hanya memengaruhi tidur Anda, tetapi juga anak-anak Anda. Buatlah titik untuk menjauhkan ponsel dari anak setidaknya 2 jam sebelum tidur. Yang terpenting, luangkan waktu sejenak di Netflix larut malam dan sesi santai jika Anda ingin memberikan contoh yang baik untuk anak-anak Anda.
(Helmi Ade Saputra)