Serangkaian tes medis dilakukan dan hasil tes menyatakan bahwa perempuan ini menderita syndrom over-simulation, atau kondisi medis yang terjadi karena perempuan terlalu banyak minum obat kesuburan guna merangsang pertumbuhan telur.
Setelah mendengar peringatan dari dokter, mahasiswi itu mengaku bahwa ia telah menjual sel telurnya ke pasar gelap. Karena suntikan sel telur tersebut, tubuhnya tidak kuat dan mengalami pembengkakan. Untungnya, setelah menjalani tiga hari perawatan, tubuhnya sudah mulai pulih kembali.
Dokter pun mengingatkan untuk tidak melakukan transaksi apa pun ke pasar gelap, apalagi yang berhubungan dengan tubuh karena peralatan medis yang tidak biasa malah justru akan menyebabkan infeksi dan komplikasi.
(Martin Bagya Kertiyasa)