Terungkap! Ini Alasan Februari Hanya Miliki 28 Hari

Amanda Rahmadianti Syafira, Jurnalis
Selasa 26 Februari 2019 21:01 WIB
Ilustrasi (Foto: RD)
Share :

 

Selain Februari, semua bulan lainnya dalam kalender Gregorian memiliki waktu 30 atau 31 hari. Kalender Romawi asli terdiri dari 10 bulan, masing-masing dengan 30 atau 31 hari, bukan dimulai dari bulan Januari tetapi dimulai dari bulan Maret. Tetapi untuk menyelaraskan kalender dengan tahun lunar, yaitu 354 hari, itu berarti perlu lebih banyak bulan untuk ditambahkan.

Menurut Slate, seorang Raja Romawi bernama Numa Pompilius mengatakan, bahwa ia tidak senang menambahkan angka genap yang ia anggap takhayul. Jadi penguasa menambahkan satu hari ekstra pada Januari, menjadikannya 31 hari. Namun, Februari hanya tersisa dengan 28 hari karena alasan yang tidak sepenuhnya dipahami.

Ketika Julius Caesar mengambil alih kekuasaan, ia membuang kalender berbasis bulan untuk digantikan dengan kalender berbasis matahari. Kalender Julian, demikian sebutannya, secara bertahap diubah hingga diganti dengan kalender Gregorian yang digunakan hingga saat ini. Tetapi sebagian dari Gereja Ortodoks Timur masih terus menggunakan kalender Julian.

 Baca Juga: 10 Wanita dengan IQ Tertinggi, Lebih Jenius dari Albert Einstein?

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya