Terungkap! Ini Alasan Februari Hanya Miliki 28 Hari

Amanda Rahmadianti Syafira, Jurnalis
Selasa 26 Februari 2019 21:01 WIB
Ilustrasi (Foto: RD)
Share :

Tahun kabisat terjadi setiap empat tahun sekali, artinya Februari memiliki satu hari tambahan dalam sebulan. Tetapi mengapa Februari biasanya hanya memiliki 28 hari dan mengapa bulan ini adalah bulan terpendek dalam kalender?

Hampir setiap empat tahun kita memiliki hari kabisat yaitu pada tanggal 29 Februari, biasanya ditambahkan ke bulan yang terpendek dalam kalender. Diperlukan tahun kabisat karena Bumi membutuhkan 365 hari, 5 jam, 48 menit, dan 45 detik untuk mengorbit Matahari.

Seperti yang dilansir Express, Selasa (26/2/2019) kita hanya memiliki 365 hari setahun dalam kalender Gregorian, artinya setiap empat tahun sekali kita perlu membuat perbedaan dalam waktu. Jika kita tidak memiliki 29 Februari setiap empat tahun sekali, kita akan kehilangan hampir enam jam dari kalender setiap tahun, menurut Timeanddate.

 Baca Juga: Berkenalan dengan Chef Renatta Moeloek, Juri Baru MasterChef Indonesia 5

Tahun kabisat berikutnya akan terjadi pada tahun 2020, setelah yang terakhir terjadi pada tahun 2016. Tapi mengapa Februari hanya punya 28 hari? Mengapa Februari merupakan bulan terpendek?

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya