Mereka menemukan bahwa orang cenderung lebih mudah pingsan saat terbang karena kondisi medis yang dikenal sebagai hipoksia. Penyakit ini terjadi ketika jaringan tubuh tidak menerima oksigen yang cukup. Tekanan kabin yang tinggi dan suhu hangat dapat dengan mudah melanjutkan reaksi ini.
Karena suhu tubuh manusia bervariasi, maka maskapai penerbangan akan menjaga suhu dalam posisi rendah agar aman. Hal ini tentunya akan membawa dampak bagi orang-orang yang mudah menggigil bahkan saat terkena angin sepoi-sepoi.
BACA JUGA : Arumi Bachsin Keguguran, Kenali 5 Tanda Umum Keguguran
Meski demikian, alangkah lebih baik apabila orang yang tak kuat dingin membungkus tubuhnya dengan kain hangat daripada membiarkan orang yang berada di sekitar Anda pingsan karena hipoksia. Oleh sebab itu, bagi para penumpang yang tak kuat menahan dingin, cobalah untuk tidak mengeluh, daripada Anda merasa hangat tapi berpotensi untuk pingsan.
(Dinno Baskoro)