Selain hadist tersebut, ada pula dalam riwayat lain yang isinya juga menjelaskan sabda nabi mengenai orang yang melihat dan memimpikannya di saat tidur.
Menurut Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadis Indonesia, Ustadz Fauzan Amin, makna dari hadist itu sendiri menjelaskan jika ada seseorang yang memimpikan nabi itu benar adanya karena setan memang tidak bisa menyerupai nabi.
Hal itu berbeda ketika kita bermimpi bertemu seseorang selain nabi, tidak menutup kemungkinan setan bisa menyerupai orang yang berada di dalam mimpi tersebut.
Ustadz Fauzan juga menjelaskan bahwa orang-orang yang beruntung bisa memimpikan Rasululloh ini memiliki banyak keistimewaan, di antaranya bisa menjadi pertanda untuk menguatkan keimanan atau meningkatkan kualitas ibadahnya kepada Allah dan Rasul-Nya.
Baca Juga: Waspada, Jangan Anggap 4 Mimpi Ini Sekedar Bunga Tidur!