Kisah Orang-Orang yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat, Bikin Merinding!

Pradita Ananda, Jurnalis
Minggu 10 Februari 2019 04:15 WIB
Kisah orang selamat dari kecelakaan pesawat (Foto: Cosmopolitan)
Share :

3. Kabin yang sunyi

 

Ini adalah pengalaman kecelakaan pesawat yang dialami sang korban selamat dengan rute penerbangan Newark menuju Istanbul. Sang korban selamat menuturkan, kala itu ia sudah merasakan firasat tak enak sewaktu boarding karena jadwal penerbangan pesawat selanjutnya dibatalkan. Setelah terbang selama 1,5 jam dan melintasi lautan Atlantis, ia merasa ada yang tak beres.

Pilot memberikan pengumuman bahwa ada masalah soal mesin sehingga mereka mempersiapkan pesawat untuk melakukan pendaratan darurat di air. Sontak, semua orang di dalam pesawat bingung dan langsung terdiam terlebih lagi saat itu kejadian terjadi di malam hari.

Para pramugari mulai sering bolak-balik ke lorong pesawat membuat penumpang jadi lebih khawatir. Korban yang kala itu hanya berdua dengan sang ibu, menyebutkan pada saat kejadian keadaan pesawat benar-benar sunyi senyap tanpa suara. Namun akhirnya setelah turbulensi terburuk dan keheningan paling besar yang pernah ia alami, pesawat dapat melakukan pendaratan darurat di Newfoundland.

4. Sudah yakin akan tewas di lautan 

Lain lagi dengan kisah korban selamat satu ini, kala itu pesawat yang ia tumpangi mengalami kecelakaan dan membuat dirinya jatuh di lautan. Ia bercerita meskipun selamat, namun dirinya berada di 20 mil laut tanpa mengenakan jaket penyelamat. Saat itu yang ada di pikirannya, ia tersadarbahwa tidak mungkin untuk berenang jauh tanpa jaket pelampung khusus.

Setelah mengutuk dirinya sendiri, kemudian sang korban menyebutkan dirinya mulai tersadar bahwa ia harus melakukan sesuatu. Kemudian ia mulai mencari sesuatu an melihat sekeliling, hingga menemukan sebuah rakit yang mengambang beberapa ratus meter dari tempat posisi dirinya. Setelah berhasil menyelamatkan diri dengan rakit, kemudian ia mulai mencari keberadaan korban lainnya.

Sang korban bisa selamat setelah ada perahu nelayan sekitar yang menolongnya, setelah melihat satu tangannya berada di rakit dan kepala penumpang lainnya berada di lekukan tangannya. Di momen dirinya selamat, ia tersadar bahwa ia selamat untuk menyelesaikan beberapa tugas yang lebih besar dan kemudian memutuskan bahwa ua tidak akan pernah menyakiti orang lain.

(Dinno Baskoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya