2. RSUD Toto Kabila, Gorontalo
Awalnya pada masa pemerintahan Jepang di Indonesia, tempat ini dikenal dengan nama Bokuka yang difungsikan menjadi gudang perbekalan. Kemudian pada 1942 tempat ini berubah fungsi menjadi tempat pengasingan pasien kusta. Pada saat itu jumlah pasien kusta mencapai 305 orang.
Tempat yang berada di Desa Permata, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo itu dikenal masyarakat dengan sebutan Rumah Sakit Bokuka yang menangani pasien penyakit kulit. Penderita kusta diasingkan ke sana serta dijauhkan dari masyarakat dan keluarga. Hal itu lantaran kusta dianggap penyakit menular yang sangat berbahaya dan ditakuti. Terlebih seiring berjalannya waktu, jumlah pasien kusta semakin bertambah.
Atas dasar itulah tempat tersebut kemudian dinamakan Rumah Sakit Kusta Toto (RSKT). Pada 1998, jumlah penderita kusta semakin berkurang karena pengobatan penyakit ini semakin baik. Kemudian pada tahun 2003 tempat ini berubah nama menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila yang tak hanya menangani kusta tetapi juga penyakit lain.
(Helmi Ade Saputra)