Gadis-gadis ini hanya diberi waktu lima menit dan sebuah aplikasi pengeditan foto untuk mengubah foto mereka sendiri.
Foto-foto yang telah diubah ini memberi kita wawasan unik tentang makna "kesempurnaan" bagi masing-masing remaja. Selain itu, kita jadi tahu bahwa standar kecantikan zaman kini berpotensi berbahaya dan gadis-gadis muda ini harus menghadapinya setiap hari.
Hanya dalam waktu 5 menit, para gadis ini mengedit hampir seluruh fitur pada wajah mereka seperti: bibir yang dibuat lebih berisi, hidung yang dikecilkan, menajamkan garis rahang, menghapus freckles, dan bahkan mengubah warna mata.
Menurut Rankin, ini adalah sebuah alasan mengapa kita hidup di dunia yang penuh dengan FOMO (cemas apabila kurang update di media sosial) dan Snapchat dysmorphia (fenomena operasi plastik agar wajah terlihat seperti filter Snapchat).