(Ilustrasi)
Lebih lanjut, pria berusia 27 tahun itu menjelaskan, selama ini ia sangat bahagia menjalani kehidupan. Hingga sampai pada satu titik, di mana Samuel merasa keberatan dan merasa dieksploitasi karena harus berjuang menjalani pendidikan formal.
Ia juga merasa keberatan dengan sistem kehidupan yang menuntut seseorang mendapatkan pekerjaan atau karier yang cemerlang. Padahal, selama ini ia tidak meminta untuk dilahirkan ke dunia.
Baca Juga: Hati-Hati, 3 Zodiak Ini Terkenal Paling Matre
Untuk menyebarkan ideologi tersebut, Samuel membuat sebuah laman khusus di Facebook bagi siapa saja yang ingin mendapatkan informasi seputar anti-natalism. Ia cukup rutin membagikan pesan-pesan berbau anti-procreation untuk ‘menyadarkan’ para pengikutnya.
Beberapa pesan tersebut mencakup: