Sementara itu, para peneliti juga menemukan, orang-orang yang tidak makan pagi sekitar 1 pon atau 454 gram berat badannya lebih kurus daripada mereka yang rutin sarapan. Penelitian ini juga menemukan, kalau mereka yang tidak sarapan tidak memiliki nafsu makan yang meningkat di siang hari.
Menurut Cicuttini, perbedaan skala ini bisa berarti sarapan menyebabkan kenaikan berat badan "hanya dengan asupan kalori lebih banyak." Namun, dia menunjukkan keterbatasan studinya. Beberapa dari 13 uji coba yang ditampilkan tidak bertahan lama, khususnya dalam hal memengaruhi data.
Di sisi lain, Cicuttini tidak ingin melarang orang untuk sarapan. Namun, hal yang mesti diperhatikan di sini, jika Anda sarapan dan dalam proses penurunan berat badan, maka pengaturan kalori harian harus diperhatikan dengan baik. Sebab, studi ini menegaskan, kenaikan kalori ternyata bisa mempengaruhi berat badan!
Perlu diketahui, menurut pedoman makan sehat Departemen Pertanian Amerika Serikat, rata-rata orang Amerika mengonsumsi sekitar 36 persen kalori harian mereka hanya dari sarapan. Dan ahli gizi Sarah Coe mengatakan, efek berat sarapan bervariasi dari orang ke orang.