Kirana menegaskan, dampak yang paling parah dari kasus tersebut adalah lambung bayi bisa pecah dan berujung kematian. Karenanya, seorang ibu jangan sekali-kali memberikan makanan padat pada anak sebelum waktunya. Dia mengatakan, ASI ekslusif wajib diberikan moms untuk si kecil pada usia 0-6 bulan. ASI jadi sumber gizi utama dan satu-satunya.
Selain itu, makanan pendamping ASI (MPASI) bisa dibuat sendiri. Bisa bubur, biskuit, buah, sayur, daging, dan telur. Syaratnya, MPASI harus diolah hingga selunak mungkin."Baru setelah satu tahun diberi seperti makanan padat. Itu aturan secara sederhananya," jelasnya.
Baca Juga: Seksinya Sopir Truk asal Jepang Sasaki, Bikin Pria Nyesel Gak Jadi Kernetnya!
Kirana menuturkan, siapapun harus saling mengedukasi promosi pentingnya ASI dan pemberian MPASI sesuai umur. Apalagi bagi tenaga medis semestinya bisa jadi panutan yang baik bagi kaum ibu.
"Kita harus terus promosikan cara makan bayi dan anak. Puskesmas harus beri contoh memberi makan untuk bayi dan anak. Jadi tidak lagi hanya didorong bubur kacang hijau, sekarang juga harus diperkenalkan makanan sehat untuk anak itu seperti apa," pungkas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)