Rencana Penghapusan Jaminan Obat Kanker Kolorektal Menuai Kecaman

Hanizha Fatma, Jurnalis
Jum'at 18 Januari 2019 16:15 WIB
Obat untuk Kanker Usus Besar Ditiadakan (Foto: Ilustrasi/Pixabay)
Share :

Menurutnya akan banyak pasien kanker yang menderita karena tidak akan sanggup membayar sendiri sehingga pemerintah harus membantu para pasien kanker dan tidak mencabut obat kanker kolorektal dari BPJS Kesehatan.

“Pemerintah harus bantu kami. Jangan distop obatnya, kalau dari keluarga kurang mampu dengan BPJS Kesehatan kan terbantu untuk obatnya. Kalau dulu orang bilang obat kanker itu kan mahal, ternyata dengan BPJS Kesehatan ini kami tidak mengalami mahalnya itu,” harap Nyonya Hong.

Rencana tidak ditanggungnya obat kanker kolorektal jenis bevasizumab dan setuksimab oleh BPJS Kesehatan sangat disayangkan oleh Ketua Makassar Cancer Care Community (MCCC) Nurlina Subair.

“Dalam pengalaman saya sebagai sebagai orang yang berkecimpung di komunitas peduli pasien kanker, saya melihat bahwa obat itu efektif dan sangat dibutuhkan oleh pasien kanker kolorektal,” terang Nurlina.

Atas permasalahan itu, menurut Nurlina, pihaknya sudah berusaha menanyakan pada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui surat dan sudah mendapat balasannya. Kemenkes menjelaskan, kedua obat itu tidak lagi masuk dalam tanggungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) karena menurut analisis dianggap tidak efektif secara pembiayaan.

"Tapi kami menilai itu merugikan pasien karena obat itu sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan menurunkan kematian. Kami berharap JKN mengikuti standar pengobatan dokter dan pemerintah membuka akses obat tersebut melalui JKN. Kalau pasien, terutama kalangan tidak mampu harus membayar sendiri, tidak sanggup," tuturnya.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya