Mengenal Nora Baker, Perempuan Muslim yang Jadi Intelijen Inggris

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Kamis 10 Januari 2019 11:48 WIB
Nora Baker Intelijen Inggris (Foto: Mvslim)
Share :

Noor sangat bersemangat dengan pekerjaannya dan bersedia mengambil risiko untuk melawan Nazi. Pada minggu pertama sebagai agen rahasia di Paris, Gestapo menangkap hampir semua operator BUMN di kota. Namun, Noor berhasil melarikan diri.

Selama tiga bulan ke depan ia akan mengubah lokasi dan identitasnya untuk bersembunyi dari Gestapo dan bekerja untuk BUMN sebagai satu-satunya operator radio yang menyamar di wilayah tersebut. Pada akhirnya, Noor ditangkap oleh Gestapo, karena agen BUMN mengkhianatinya.

Setelah ditangkap dan diinterogasi ia berusaha melarikan diri untuk kedua kalinya, tetapi kedua upaya itu tidak berhasil. Tindakan ini menyebabkan dia diinterogasi dengan keras, meski demikian ia tidak berbicara tentang kegiatannya yang menyamar dan tidak mengungkapkan kode rahasia apa pun kepada Jerman.

Satu tahun setelah ditangkap, ia dipindahkan ke kamp konsentrasi Dachau. Di sana Noor disiksa secara brutal sebelum ditembak di kepala. Pada 1949, Noor dianugerahi George Cross dan pada 2006 biografinya yang disebut 'Spy Princess', ditulis oleh Shrabani Basu, berhasil diterbitkan.

Peringatan pertama yang dibuat tentang perjuangan seorang wanita Asia di Inggris adalah patung Noor yang diresmikan pada tahun 2012. (ren)

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya